Selasa, 01 Februari 2011

MRI INNOVATIONS

Innovation defined: from the Latin innovátus, which means to renew. Innovation can, therefore, be seen as the process that renews something that already exists.

MRI research scientists, engineers and clinical experts have been delivering increasingly impressive MRI innovations for the past four decades. The library of MRI innovations has had a most profound effect on the way Radiologists make their diagnosis. Improvements in hardware design and clinical applications have brought MRI scanner technology to an unprecedented level of sensitivity and specificity - enabling early detection and more effective treatment of disease. This paradigm of continuous innovation has (in fact) saved lives, reduced human suffering and reduced the overall cost of delivering healthcare.

clip_image001

High Temperature Superconducting Coils (HTS) is the first in a series of MR innovations that TIME MEDICAL Systems will bring to the MR industry. HTS coils deliver increased Signal-to-Noise Ratio (SNR) to MR images primarily through the use of more efficient RF coil materials and design methods. Specifically, we've pioneered the use of liquid nitrogen-cooled RF coils made from materials such as YiBaCuO and BiSrTiCaO. Our HTS coils have demonstrated SNR gains of 50%, 100%, 200% and up to 500% in some cases. Our efforts are now focused on delivering an integrated HTS program featuring application-specific HTS coils (Brain, Spine, Body, Knee, Shoulder...).

The Hybrid PICA with HTS is the first Whole Body MRI Scanner to utilize HTS Coil Technology, representing an efficient alternative to costly high-field MRI technology. The Hybrid PICA with HTS offers efficient siting, patient comfort, advanced clinical performance and a platform of innovation sustained by HTS.

Senin, 31 Januari 2011

WAKTU RELAKSASI TRANSVERSAL (T2)

Waktu yang dibutuhkan komponen megnetisasi transfersal (Mxy) untuk meluruh hingga 37% dari nilai awalnya dinamakan waktu relaksasi transfersal atau T2 adalah konstan pada kuat medan magnet tertentu.Waktu relaksasi transversal menghasilkan pembobotan T2 yaitu citra yang kontrasnya tergantung pada kuat medan magnet tertentu.Waktu relaksasi transfersal menghasilkan pembobotan T2 Time.untuk mendapatkan T2 weighting.TE harus panjang untuk memberikan kesempatan lemak dan air untuk decay, sehingga kontras lemak dan air dapat tervisualisasikan dengan baik.Jika TE terlalu pendek maka baiklemak maupun air tidak punya waktu untuk decay sehingga keduanya tidak akan menghasilkan kontras gambar yang baik.

Spin echo konvensional adalah skuen yang paling banyak digunakan pada pemeriksaan MRI.Pada spin echo konvensional, segera setelah pulsa RF 90 diberikan, sebuah FID segera terbentuk.Dengan menggunakan kekeuatan radio frekuansi yang sesuai. akan terjadi transfer NMV 90 kemudian diikuti dengan rephasing pulse bersudut 180.

image

Spin echo menggunnakan eksitasi pulsa 90 derajat yang diikuti oleh satu atau lebih rephasing pulsa 180, untuk menghasilkan spin echo.Jika hanya menggunakan satu echo gambaran T1 weighted image dapat diperoleh dengan menggunkan TR pendek dan TE pendek.

Jumat, 28 Januari 2011

WAKTU RELAKSASI LONGITUDINAL (T1)


Waktu relaksasi longitudinal menghasilkan pembobotan T1 yaitu citra yang kontrasnya tergantung pada perbedaan T1 time.T1 time adalah waktu yang diperlukan NMV untuk kembalinya 63% magnetisasi longitudinal dan dikontrol oleh TR karena TR mengontrol seberapa jauh vector dapat recover sebelum diaplikasikan RF berikutnya, maka untuk mendapatkan pembobotan T1, TR harus dibuat pendek sehingga baik lemak maupun air tidak cukup waktu untuk kembali ke Bo.sehingga kontras lemak dan air dapat tervisualisasi dengan baik.Jika TR panjang lemak dan air akan cukup waktu untuk kembali ke Bo dan recover magnetisasi longitudinal secara penuh sehingga tidak bisa mendemontrasikan keduanya dalam gambar