Selasa, 14 April 2015

Dua Dokter Bedah Saraf Surabaya Diundang Seminar di Hongkong



SURABAYA- Dokter ahli bedah saraf mikro Brain Spine Center (BSC) Surabaya mendapat undangan dari seorang pasien di Hongkong untuk memperkenalkan teknologi bedah saraf terbaru di wilayah modern bekas koloni Inggeris itu.
Undangan ini sekaligus dimanfaatkan para hali bedah sarafBSC untuk menjalankan misi 'diplomasi kesehatan', sekaligus mempertunjukkan kepada dunia internasional tentang kemajuan kedokteran Indonesia, khususnya bedah saraf di Surabaya.
Menurut rencana acara ini akan digelar di area Causeway Nay, Hongkong, hari Jumat, 17 April 2015. Acara ini menghadirkan ahli bedah saraf mikro dr. M. Sofyanto, Sp.BS dan dr Gigih Pramon, Sp.BS yang selama ini sudah menangani ribuan kasus saraf di Indonesia maupun di luar negeri.
Dr Sofyanto mendapat undangan dari Chen Chun Chih, 63, warga Qdi Vancouver
Mansion 6 Kingston Street Causeway Bay Hongkong, agar tim dokter bedah saraf BSC datang ke Hongkong, karena telah sukses melakukan penyembuhan atas penyakit sarafyang dia derita.
Ny Chen menderita penyakit saraf yang disebut dengan sebutan trigeminal neuralgia. Dia sudah berobat ke dokter-doter di Hongkong, tetapi belum sembuh. Karena ada rekan di Surabaya dan menyarankan berobat ke dr Sofyanto, maka Ny Chen berangkat ke Surabaya untuk melakukan operasi dan penyakitnya bisa disembuhkan secara sempurna.
Penyakit ini menyebabkan penderita mengalami gangguan nyeri luar biasa di kepala. Misalnya, nyeri separuh wajah, nyeri gusi atau gigi. Ini semua pertanda ada gejala trigeminal neuralgia. Beberapa kasus menyebabkan penderita yang tidak tahan sampai bunuh diri.
Tim dokter Indonesia juga akan mempresentasikan keahliannya menyembuhkan hemifasial spasm, atau menurut awam sering disebut wajah perot. Penyakit ini biasanya diawali dengan gajala kedutan secara terus menerus, sampai akhirnya berakibat wajah merot. Gejala awal ini kerap diabaikan pasien, apabila tidak ditangani serius bisa menyebabkan wajah perot.

Minggu, 18 Agustus 2013

Teknology terbaru di bidang MRI

Hi all Radiografer , sudah lama sekali Saya ,meninggalkan blog http://belajar-mri.blogspot.com/ karena banyak sekali kesibukan, Saya untuk beberapa project yang sedang Saya kerjakan.Perkembangan MRI sejak 1 Tahun blog ini Saya tinggalkan ternyata sangatlah pesat sekali.Kesibukan Saya Saat ini mengembangkan IT health untuk Klinik, Lab Dan Rumah Sakit.Bukan Hanya itu Saat ini Saya mengembangkan PACS teleRadiology.Kedepan Kita Akan bundling teknology MRI Dan TeleRad agar kedua teknology ini bisa bersinergy.

Informasi lebih lanjut dalam blog ini Akan segera Saya update...tunggu ya.

Jumat, 20 Juli 2012

MRI : Boleh memilih lagu yang disuka


Pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI)



PASIEN BOLEH MEMILIH LAGU YANG DISUKA


Dalam berbagai pemeriksaan, seorang dokter seringkali meminta seorang pasien melengkapi dengan hasil pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Dari segi biaya memang relatif tidak murah, tetapi hasil yang didapat sangat menunjang akurasi diagnose sekaligus untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil oleh dokter demi kesembuhan pasien. Lalu apa sebenarnya MRI, apa bedanya dengan rontgen atau CT Scan, bagaimana faktor keamanan bagi diri pasien? Berikut penjelasannya.

Apakah MRI itu ?

MRI adalah suatu alat diagnostik terkini dengan menggunakan medan magnet untuk memeriksa bagian tubuh tanpa Pembedahan, tanpa Radiasi sinar X juga tanpa bahan kimia sehingga menghasilkan gambar yang detail.

Apakah manfaat pemeriksaan dengan MRI ?

MRI menciptakan gambar yang dapat menunjukkan perbedaan sangat jelas dan lebih sensitif untuk menilai anatomi jaringan lunak dalam tubuh, terutama otak,Sumsum tulang belakang, Susunan saraf pusat dibandingkan dengan pemeriksaan x-ray maupun CT scan, MRI Juga baik dalam menilai jaringan lunak musculoskeletal seperti otot, ligament , tendon, ruang sendi seperti misalnya pada cedera lutut maupun cedera sendi bahu. Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan dengan MRI yaitu evaluasi anatomi dan kelainan dalam rongga dada, payudara , organ-organ dalam perut, pembuluh darah, dan jantung.

Apakah pemeriksaan MRI itu Aman ?

Modalitas MRI adalah salah satu alat diagnostic yang paling aman terhadap pasien. Karena pasien tidak terkena radiasi sinar X maupun zat kimia. Selama ini yang seringkali terjadi pasien takut di ruang MRI karema tubuh dimasukkan kedalam lorong yang sempit dan menimbulkan suara yang sangat keras. Hal tersebut sangat wajar terjadi karena itu perlu adanya komunikasi yang baik antara radiografer MRI dengan pasien sebelum diperiksa. Misalnya penjelasan bagaimana proses pemeriksaannya dan pasien boleh memilih lagu apa yang disukai untuk didengarkan agar merasa relaks selama pemeriksaan berlangsung.

Apa saja kegunaan MRI?

Sangat banyak diantaranya adalah :

Diagnosa Multiple Sclerosis (MS) dan tumor

Diagnosa infeksi pada otak, tulang belakang, dan persendian

Memvisualisasikan ligamen pada pergelangan tangan, dan pergelangan kaki

Diagnosa kelainan tulang belakang

Diagnosa otot dan tendon

Mengevaluasi tumor pada tulang , kista, dan penyakit hernia

Diagnosa awal stroke

dll

Apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjalani pemeriksaan MRI ?

Tidak ada persiapan khusus untuk pemeriksaan MRI. Hanya saja pasien akan diminta untuk melepaskan beberapa benda-benda logam yang ada di tubuhnya karena mengganggu pemeriksaan. Barang-barang yang harus dilepas diantaanya :

Dompet, kartu kredit, dan kartu-kartu lainnya

Peralatan elektronik seperti telepon genggam

Alat bantu pendengaran (hearing-aid)

Perhiasan atau jam tangan

Bolpen, klip kertas, kunci, dan koin

Ikat rambut ,bulu mata palsu, gigi palsu

Baju yang memiliki kancing logam / resleting logam

Sepatu, sabuk, pin.

Bagaimana dengan pasien yang menggunakan alat pacu jantung, apa boleh dilakukan MRI?

Pasien yang menggunakan alat pacu jantung TIDAK BOLEH MRI, karena akan fatal akibatnya. Alat pacu jantung yang bekerja secara elektrik akan bisa berhenti mendadak begitu terkena medan magnetic yang dipancarkan alat MRI.