Jumat, 27 November 2009

Siringomielia

Ok teman2 udah lama nih aku gak nulis di blog kesayanganku ini,Habis sibuk membantu acara pernikahan kakak istriku weleh weleh weleh....Hari ini kita akn belajar tentang yang namanya Siringomieli yang biasanya kita temukan saat MRI cervikal.Oklangsung aja apa siringomielia itu?
Siringomielia adalah kavitas di dalam medula spinalis dan sering berhubungan dengan kanalis sentralis paling banyak ditemukan pada medula servikalis dan saat meluas ke batang otak disebut sebagai siringobulbia.Jalur nyeri dan temperatur menjadi terganggu dan dapat menimbulkan neuropathi sendi.

Gambaran Radiologisnya : MRI akan memperlihatkan cairan sentral yang mengisi kavitas.

Penyebab :
1.Kongenital berhubungan dengan malformasi chiari
2.Pascatrauma :akibat cidera medula spinalis
3.Pascainflamasi : setelah inveksi dan perdarahan subarahnoid
ada teori yang juga mengatakna tentang siringomielia adalah kista sumsum tulang belakan
Modalitas apa saja yang bisa menjadikan atau yang bisa menunjukkan penyakit ini :

  • Magnetic resonance imaging (MRI)
  • Electromyography (EMG)
  • Lumbar puncture
  • Computed tomography (CT scan)
  • Myelogram. 
When the spinal cord is damaged, symptoms of syringomyelia can include:
 
  • Chronic severe pain, weakness, and stiffness in the back, shoulders, arms, or legs
  • Headaches
  • Loss of ability to feel extremes of hot or cold, especially in the hands
  • Loss of bowel or bladder function
  • Sweating problems
  • Loss of sexual function.
     


Senin, 23 November 2009

Hemiparese? hati2 Stroke

Halo teman2 radiografer udah lama nih aku gak ngisi blogku udah kangen nih opingin shering lagi.Nah pagi ini kita belajar tentang MRI paket Stroke.Apa ada itu ? ya adalah kalo gak ada ya di ada adain hehehehehhe.Nah kebetulan pagi ini aku sudah dihadapkan oleh pasien dengan indikasi hemiparese sinistra dimintakan oleh dokter ahli saraf untuk MRI brain.Bgaimana cara membuatnya ? mari ikuti langkah2 berikut ini:
yang pertama adalah screening dulu pasiennnya ( sudah pernah sya jelaskan di bab sebelumnya beserta lembar screeningnya so saya gak perlu repot jelaskan kembali).Hal yang paling penting yang kedua adalah persilahkan pasien untuk kencing terloebih dahulu biar nanti kagak minta pipis saat pemeriksaan.

Berikut adalah studi kasusnya:
Laki2 61 tahun riwayat stroke 2005 tiba2 pelo indikasi hemiparese sinistra.dilakukan MRI Brain + MRA.
Teknik pemeriksaan :
Coil yang kita gunakan sense head coil 8 chanel.Buat survey terlebih dulu untuk acuan pembuatan irisan axial,sagital dan coronalnya.
Parameter yang kita pilih antara lain:
Survey_MST
Ref_SHC_8
T2W_TSE Axial
T2W_TSE Sagital
T2W_TSE Coronal
T2W_Flair Axial
T1W_SE Axial
DW_Ssh_og
T2 star_FFE
Slice thikness : 5mm gap :1 (20% of slice thickness)
Fold over direction : RL
ditambah teknik MRA TOF dengan slices : 150 covered full brain.
teknik T1W_TSE
TR : 450-600 TE:12-25
teknik T2W_TSE
TR : 3500-4500 TE : 100
teknik T2W_Flair
TR : 9000 TE : 120 TI : 2300
hasil MRI

Terlihat digambar diatas DWi nampak area Bright menunjukkan acute stroke.


figure.MRA TOF

Jumat, 20 November 2009

MRI Breast RS.Husada Utama


MRI breast adalah salah satu modalitas canggih untuk mendiagnosa kelaian pada payudara.Modalitas ini mempunyai banyak keunggulan dibanding dengan modalitas yang lain terutama mamografi.MRI ini bukan untuk menggantikan modalitas yang lain termasuk USG dan mamografi.MRI Breast sebagai sarana diagnosa banding yang akurat.
MRI Breast Imaging dianjurkan bagi :
1. Wanita dengan riwayat keluarga menderita kanker payudara.
2. Wanita dengan hasil mammogram/ultrasound menunjukan adanya kelainan atau atas anjuran dokter.
3. Wanita diatas 40 tahun (dianjurkan memeriksakan diri setiap 2 tahun sekali).
4. Wanita yang menggunakan implant.
Tahun 1991 FDA (US food an drug administration )menyetujui modalitas ini untu screening / diagnosa kanker payudara.MRI ini sangat baik juga dalam kasus implan payudara yang tidak bisa dinilai di mamografi konvensional,Karena dapat menunjukkan gambaran jaringan yang jauh lebih detail.MRI juga berguna untuk staging kanker payudara, menentukan perawatan yang paling sesuai dan untuk mendiagnosa post teraphy.

Jika kita lihat gambar diatas perbedaan jaringan payudara dan implan sangat jelas jika menggunakan mamografi konvensional hal ini tidak akan terlihat bagus, banyak artefact yang mengaburkan gambar.
Teknik pemeriksaan MRI payudara :
1.Pasien datang tidak perlu puasa.
2.Melepas barang2 yang mengandung logam.
3.Mempersilahkan mengganti baju pasien yang telah disediakan
4.Pasien masuk ruang MRI diposisikan Prone dengan payudara dibiarkan menggantung (tidak boleh nempel pada table)
5.Beri tahu pasien agar tidak boleh bergerak selama pemeriksaan akan mengakibatkan gambar yang akan dihasilkan kabur.
6.Informasikan pasien tetap rilex sambil mendengarkan musik.


Parameter yang kita gunakan :
1.sT1W_TSE
2.sT2W_TSE
3.STIR_fat sat
4.THRIVE_HR (T1 High Resolution Isotropic Volume Examination) using SPAIR / fat suppresion
Slice thicknes :4mm Gap 0-20% (0-0,6 mm)Fold over direction RL.
STUDI KASUS
Female 36 Th dengan indikasi skin dimpling mamma kanan.dikerjakan MRI Breast irisan axial coronal dan sagital dilanjutkan dengan Dynamic contrast.Jika perlu di tambah teknik DWIBS
History pasien : Post MRM + TRAM flap Ca mamma kanan 2007


Hasil diatas menunjukkan :
Tampak heterogenous enhanced focci pada mamma kanan kwadran lateral : pola kinetik curve menunjukkan early contrast uptake yang sama dengan bagian lain (kontrol) dan tidak terjadi early washout seperti lesi yang malignant.Batas lesi tampak ill define,tidak jelas adanya massa.

Recomendasi Biopsy