Kamis, 23 April 2009

Ca Caput Pancreas


Pancreas merupakan organ yang memanjang dan terletak pada epigastrium dan kuadran kiri atas. Strukturnya lunak, berlobulus, dan terletak pada dinding posterior abdomen di belakang peritoneum sehingga termasuk organ retroperitonial kecuali bagian kecil caudanya yang terletak dalam ligamentum lienorenalis.

Bagian pancreas
Pancreas dapat dibagi dalam:
1. Caput Pancreatis berbentuk seperti cakram dan terletak di dalam bagian cekung duodenum. Sebagian caput meluas ke kiri di belakang arteria san vena mesenterica superior serta dinamakan Processus Uncinatus.
2. Collum Pancreatis merupakan bagian pancreas yang mengecil dan menghubungkan caput dan corpus pancreatis. Collum pancreatis terletak di depan pangkal vena portae hepatis dan tempat dipercabangkannya arteria mesenterica superior dari aorta.
3. Corpus Pancreatis berjalan ke atas dan kiri, menyilang garis tengah. Pada potongan melintang sedikit berbentuk segitiga.
4. Cauda Pancreatis berjalan ke depan menuju ligamentum lienorenalis dan mengadakan hubungan dengan hilum lienale.

studi kasus
Laki2 usia 55tahun mengeluh perut kanan atas terasa sakit menusuk hingga di daerah ulu hati,Pasien di rujuk di MRI untuk pemeriksaan MRCP tanpa kontras.Setelah di MRCP terlihat ada sumbatan di saluran empedu terlihat di gambaran 3D MRCP di bawah ini.



karena sumbatannya ternyata bukan dari batu.Radiologist menyarankan untuk MRI di Lanjutkan dengan kontras.Kontras menggunakan Gadovist 7,5ml di suntik melalui IV.
Teknik pemeriksaan MRCP dengan kasus CA caput pancreas adalah sebagai berikut
1.Pasien supine atur posisi hingga senyaman mungkin
2.Ajari pasien untuk tarik nafas dan tahan nafas sebelum di kerjakan.
3.Komunikasikan dengan baik apa yang akan anda lakukan, misal pasien di beri tahu tidak boleh bergerak selama pemeriksaan.
4.Kita lihat jika pasien tidak kooperative maka kita menggunakan teknik trigger
5.Karena pasien diatas bisa diajak kerjasama ( kooperative ) maka kita menggunakan teknik breath-hold

Dengan menggunakan sense body coil gambar menjadi jauh lebih tajam di bandingkan dengan Q body coil.

BFFE (balanced fast field echo) showing hight signal from fluid and good anatomic detail
T2W SPIR atau bisa disebut T2W fat suppressed bagus untuk menilai adanya cyst ataupun adanya cairan dicavum abdomen.
sT1_WATS_HR (high resolutionT1 Weighted) pilih Clear di edit protocol untuk memberikan homogen signal intensity.Tips : jika scan time terlalu lama maka bisa kita turunkan number of slice per breath-hold di MOTION page.

thikslab ( teknik 2D) kita buat 6x rotasi di daerah kandung empedu.
teknik3D MRCP sangat membantu untuk melihat adanya sumbatan.Teknik 3D ini membutuhkan waktu respirasi yang agak lama.Maka dari itu kita pakai teknik trigger untuk 3D.

dari hasil MRI dapat disimpulkan :
Terdapat massa solid caput pancreas ukuran 40,2 x 42,2 mm yang menekan CBD sehingga menimbulkan hydrops gallbladder,dilatasi CBD,Common hepatic duct dan IHBD.Pancreatic duct tampak dilatsi sedang.Tak terdeteksi adanya batu gall bladder maupun CBD.

Pemeriksaan MRCP dengan kontras ini sangat mendukung dalam diagnosa, sehingga menjadi acuan dokter bedah dalam melakukan tindakan medis yang sangat tepat dan akurat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar