Sabtu, 25 April 2009

MRI FINDING HEMIFACIAL SPASM



Hemifacial spasm atau disebut kejang spontan separuh wajah yang tidak bisa dikendalikan dan terus menerus secara bersamaan dari otot2 wajah, sekitar mata,pipi, bibr hingga leher ikut tertarik.Umumnya diawali dengan keduten disekitar mata kemudian bertambah ke pipi dan sudut mulut bila semakin berat sampai mengganggu pandangan. Sifat spasm spontan dan semakin sering saat bekerja

Modalitas yang sangat membantu mendiagnosa penyakit ini adalah MRI.Di RS Spesialis Husada Utama menggunakan MRI 1,5 T Philips.Dengan teknik yang khusus kelainan ini bisa deketahui.

Studi kasus Laki2 43th merasa pipi kanannya terasa sering cedutan dan teras tertarik keatas, pasien ini sudah berobat ke beberapa dokter hanya di beri obat saja, dalam beberpa bulan kambuh lagi dan semakin parah, karena merasa malu karena wajah seperti miring, pasien ini datang ke salah satu dokter bedah saraf yang sudah ternama di RS Spesialis Husada Utama, dan disarankan untuk di MRI.

Kemudan pasien tersebut kita MRI kebetulan yang melakukan adalah saya sendiri yang nota band nya sudah mahir dalam hal MRI (pengakuan werachon teppanant,Trainner from philips singapura ).Karena tahu kasusnya langsung tanpa panjang kata, saya menggunakan jurus ampuh untuk kelainan ini.

Dengan menggunakan teknik 3D (T2 weighted 3D turbo spin echo sequence ) kita bisa melihat adanya kelainan di nerve VII.



Slices kita pakai 100 voxel size 0.469 matrix 256 x 204 TSE factor 74 (philips)

dari hasil bacaan Radiologist : Terdapat persilangan N VII dan N VIII kiri di daerah entri zone menjelang meatus acousticus internus oleh cabang L AICA

Nah dari bacaan inilah dokter bedah sarah bisa membuat rencana untuk operasi decompresi, yang telah saya jelaskan di bab sebelumnya.

Dah luarbiasanya hasil operasinya sangat baik wajah pasien telah kembali seperti semula dan tidak perlu malu lagi.

Hasil operasi tidak akan ada artinya jika tidak dilenkapi dengan modalitas yang memadai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar