Minggu, 25 Oktober 2009

Aplikasi Kontras Media Pada MRI

Pendahuluan
  • MRI menggunakan medan magnet
  • Diferensiasi jaringan lunak sangat baik
  • Kontras meningkatkan nilai diagnostik dan memperlihatkan detai kelainan morfologi
Kontras media dalam bidang radiologi
  • Kontras negatif:CO2 dan udara
  • Kontras positif : Barium,yodium intravaskuler
  • Microbubles untuk pemeriksaan USG
Sejarah
  • Invitro : Bloch,Hansen dan Packard tahun 1946
  • Pemberian ferum nitrit memperpendek waktu relaksasi T1
  • Dilanjutkan Bloembergen dan Solomon
  •  Penggunaan Kontras dengan MRI pertama kali oleh Lauterbur,Mendoca,Diaz dan Rudin (1978)
  • Penggunaan pada manusia pertama kali menggunakan Gadolinium DTPA (Magnevist)
  • Penelitian lanjutan : kontras cukup aman dapat ditolerensi ordan
 Prinsip Dasar kontras MRI
  • Mempengaruhi waktu relaksasi proton T1 dan T2
  • Sinyal akan berbeda
Jenis kontras
  • Paramagnetik
  • Superparamagnetik
  • Paramagnetik Gadolinium,Chromium,Mangan,Nikel
Pengaruh kontras pada intensitas
Paramagnetik kontras
  • Sifat kontras : larut dalam air
  • Diekskresi ginjal 3 jam (75%)24 jam (100%)
  • Dapat digunakan untuk kasus insufisiensi renal
  • Dosis 0.1-0.2 mmol/Kg BB
  • Lethal Dose :8 mmol/KgBB
  • Menyala pada TiW
  • Efek samping kadang2 sakit kepala,mual,rasa panas
Superparamagnetis kontras
  • Bentuk suspensi
  • Setelah melalui vaskuler terjadi efek fagosit
  • nama dagang : Resovist (Schering) dan Endoderm (Guerbet)
Penggunaan kontras media dalam klinik
  1. Tumor
  2. Infeksi
  3. Lain2 Demielinasi,MRA
Prospek Kontras di masa akan datang
  1. Kontras khusus
  2. Label antibody
  3. Melihat keganasan
  4. Metastase tumor
  5. Infark miokard
Kesimpulan
  • Kontras meningkatkan nilai diagnosa
  • Memperpendek waktu relaksasi T1 dan T2
  • Jenis kontras yang umum : Gadolinium
  • Dosis 0,1-0,2 mmol/KgBB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar