Jumat, 30 Oktober 2009

bayi 28 hari terkena Neuroblastoma


Neuroblastoma adalah kanker pada anak2 yang paliong umum pada bayi dengan tingkat kejadian 650 kasus baru pertahun di Amerika serikat.Hampir 50% dari kasus neuroblastoma terjadi pada anak2 dibawah 2tahun.Ini adalah neuro endokrin tumor yang timbul dari setiap saraf puncak unsure dari sistim saraf simpatik atau SNS.Paling sering berasal dari salah satu kelenjar adrenal,tetapi dapat juga berkembang dalam jaringan saraf di leher,dada,perut atau panggul.
Neuroblastoma adalah kanker pada sistem saraf yang sering ditemukan pada masa kanak-kanak.

Neuroblastoma bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh.
Kanker ini berasal dari jaringan yang membentuk sistem saraf simpatis (bagian dari sistem saraf yang mengatur fungsi tubuh involunter/diluar kehendak, dengan cara meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, mengkerutkan pembuluh darah dan merangsang hormon tertentu).

Neuroblastoma paling sering berasal dari jaringan kelenjar adrenal di perut.
Kanker ini biasanya segera menyebar ke kelenjar getah bening, hati, tulang dan sumsum tulang.

Sekitar 75% kasus ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 5 tahun.
Neuroblastoma terjadi pada 1 diantara 100,000 orang dan agak lebih sering menyerang anak laki-laki.




Stadium
1.Tahap 1: lokalisasi tumor terbatas pada daerah asal
2.Tahap 2A : unilateral tumor dengan reseksi bruto tidak lengkap.di infeksi ipsilateral dan kontralateral kelenjar geta bening negatife untuk tumor
3.Tahap 2B : unilateral tumor dengan lenkap atau tidak lenkap dengan kelenjar getah bening ipsilateral tumor positif diidentifikasi kelenjar getah bening kontra lateral negative untuk tumor
4.Tahap 3: tumor terinfiltrasi di garis tengah dengan atau tanpa keterlibatan kelenjar getah bening regional.
5.Tahap 4 :Penyebaran ke kelenjar getah bening,sumsum tulang,hati,dan organ2 yang lain

STUDI KASUS
Laki2 bayi 28 hari DD klinis ca caudo pancreas (dari hasil USG)dimintakan konvirmasi pemeriksaan MRI di RS.Spesialis Husada Utama dengan bantuan anastesi.Pasien disipakan untuk puasa minimal 4jam sebelum pemeriksaan.
Teknik pemeriksaan MRI meliputi :
Karena pasien masih bayi BB hanya 1KG kita menggunakan coil : sense flexi M yang biasa dipakai untu MRI Wrist.dengan irisan axial,coronal,sagital T1FSE,T2 Spair FSE dan BFFE dengan menggunkan teknik trigger tanpa dan dengan kontras menunjukkan :


Massa inhomogenous,bulat dengan fat capsul,batas tegas di daerah suprarenal kiri,serta mendesak ke potero-inferior (mencurigakan neuroblastoma)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar