Selasa, 13 Oktober 2009

Stagging Ca Prostat


Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapa menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi erektil dan gejala lainnya.
Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia. Namun jarang terjadi di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.[1] Menurut American Cancer Society, kanker prostat paling jarang di pria Asia dan paling sering terjadi di orang hitam, dan orang Eropa di tengahnya.[2]

Staging kanker prostat
1.Staging I
Kelenjar yang ada dalam prostat yang tidak dapat dirasakan yang bisanya tidak teraba saat pemeriksaan fisik dan tidak menimbulkan gejala.Hal ini biasanya ditemukan tidak sengaja karena tes darah menunjukkan peningkatan Antigen prostat khusus(PSA)
2.Staging II
Kanker yang biasanya ditemukan oleh biopsy karena adanya peningktan antigen prostat khusus (PSA) atau kanker yang dapat dirasakan pada kelenjar prostat selama pemeriksaan rectal
3.Staging III
Sel sel kanker telah menyebar ke bagian sekitar prostat tetapi tidak menyebar ke kelenjar getah bening
4.Staging IV
Sel sel kanker telahmenyebar ke kelenjar getah bening.

Staging kanker prostat adalahproses yang mengkatagorikan penyebaran kanker diluar prostatatau dengan kata lain probabilitas disembuhkan denga pembedahan atau radiasi.Setelah pasien di tempatkan pada stadium prognosis.kalsifikasi prognostic dapat didasarkan pada pemeriksaan fisik studi pencitraan dan tes darah atau berdasarkan luasnya penyebaran penyakitnya
Ada skema yang bias menjadi acuan untuk melihat staging kanker prostat yang paling umum yang dikeluarkan oleh America join committee on cancerdan dikenal TNM system yang mengevaluasi ukuran tumor, tingkat yang terlibat kelenjar getah bening dan setiap metastase.
Tahap I : Ditemukan secara kebetulan seperti hypertrophy jinak
TNM stadium
Evaluasi tumor (T)
TX : tidak bias mengevaluasi tumor utama
TO :Tidak ada bukti tumor
T1 : Tumor ada,tetapi tidak dapat dideteksi dengan pencitraan
T1a :Tumor yang dikebetulan diketemukan dalam waktu kurang dari 5% dar jaringan prostat resectal
T1b : Tumor yang kebetulan ditemukan lebih dari 5% dari jaringan prostat resectal
T1c : Tumor ditemukan pada biopsy dilakukan karena adanya peningkatan PSA
T2 : Tumor dapat dirasakan atau diraba (diperiksa secara fisik )tapi belum meyebar diluar prostat
T2a:Tumor ada setengah atau kurang dari setengahdari salah satu kelenjar prostat dua lobus
T2b:Tumor lebih dari setengah satu lobus,tapi tidak keduanya
T2c:tumor adalah dalam kedua lobus
T3 : Tumor mulai menyebar melalui prostat kapsul
T3a:Tumor mulai menyebar melalui kapsul pada sah satu atau keduasisinya
T3b:Tumor telah menyerang vesica seminalis
T4:Tumor telah menginvasi ke jaringan yang lain


Evaluasi dari kelenjar getah bening (N)
NX : Tidak dapat mengevaluasi kelenjar getah bening regional
NO:Tidak ada penyebaran di getah bening regional
N1:Telah menyebar ke getah bening regional
Evaluasi metastase (M)
MX: Tidak bias mengevaluasi metastase
MO:Tidak ada metastase
M1:PTerdapat metastase jauh
M1a:Kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening
M1b:Kanker telah mneyebar ke tulang
M1c:Kanker telah mnetebar ke organ yang lain
Evaluasi hystologi Grade (G)
GX : Tidak bias dinilai
G1:Tumor mirip jaringan normal (Gleason 2-4))
G2:Tumor agak meyerupai jaringan normal (Gleason 5-6)
G3-4:Tumor hamper tidak meyerupai jaringan normal (Gleason 7-10)
Dalam beberpa tahun terakhir patologi jarang menetapkan kelas tumorkurang dari 3.terutama di jaringan biopsy
 Gleason 3 +3 : Tumor grade rendah
 Gleason 3 +4/3 +5 : Bebrepa grade rendah dengan kelas tinggi
 Gleason 4 +3/5 +3:Biasanya grade tinggi dengan kelas rendah
 Gleason 4 +4/4 +5/5 +5 :Semua grade tinggi



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar